Berita Kompas - Apartemen China Rp 300 Jutaan Mulai Dipasarkan Agustus

Berita Kompas - Apartemen China Rp 300 Jutaan Mulai Dipasarkan Agustus
Berita Kompas
Berita Kompas

JAKARTA, KOMPAS.com - Berangkat dari pengalaman membangun infrastruktur, kontraktor China Communications Construction Group (CCCG) mencoba peruntungan di bidang properti.

Sebagai pemain baru di Indonesia, proyek perdananya merupakan apartemen sebanyak 30 menara dengan masing-masing berisi 500 unit. Harganya dibanderol mulai dari Rp 300 jutaan.

"Kami memasarkannya mulai Agustus 2016 dan mungkin fokus pada 3 menara dulu," ujar General Manager Sales Marketing PT China Harbour Indonesia, Ferry Thahir, di di Hotel Ambhara Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Ia menuturkan, perusahaan dari Negeri Tirai Bambu ini memang lebih dahulu menjadi kontraktor. Namun, proyek-proyek propertinya juga sudah banyak di seluruh dunia.

Di Indonesia, khususnya Jakarta Barat, CCCG akan membangun apartemen dengan harga terjangkau namun dengan kualitas menengah ke atas.

Hal ini sekaligus menepis anggapan negatif orang-orang akan kualitas produk dari China.

Ferry mengungkapkan, fasadnya nanti akan menggunakan kaca secara keseluruhan. Selain itu, setiap unitnya juga akan memiliki balkon pribadi.

Dia mengklaim, sampai saat ini belum ada properti dengan kualitas tinggi namun harganya di bawah Rp 400 juta.

"Kami bawa sesuatu yang baru, karena kami juga baru di Indonesia. Kami ingin orang merasakan sebaik mungkin produk ini," jelas Ferry.

CCCG akan membangun megaproyek ini selama 10 tahun. Pada 3 tahun pertama, mereka mengembangkan 8 menara.

Sementara pembangunannya dilaksanakan dalam 3 hingga 4 fase. Saat ini, perusahaan tengah menyiapkan desain apartemen tersebut.

China Communications Communication Group (CCCG) merupakan hasil merger dua perusahaan raksasa di China, yaitu China Harbour Engineering Company dan China Road and Bridge Corporation.

Saat ini, keduanya memliki 167 kantor cabang yang beroperasi di lebih dari 120 negara di dunia dan memiliki lebih dan 120.000 karyawan.

Perusahaan ini memiliki 69 kantor di Asia, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, Flipina dan Sri Lanka, 25 kantor di Amerika, 71 kantor di Afrika, 8 kantor di Eropa, dan 2 kantor di Australia.

Di bidang properti global, CCCG memiliki anak usaha dengan nama CCCG Overseas Real Estate (CORE).

Di Indonesia, CCCG sudah ada sejak 1996. Proyek-proyek infrastruktur yang sudah dibangun CCCG di Indonesia antara lain jembatan Suramadu, terminal JICT, dan Tol Medan-Kualanamu.

Sumber : Kompas

No comments

Powered by Blogger.